Hanya Di Sini Yang Paling Murah

Bisa COD Gan !

Terbukti Paling Murah !

Cuci Gudang Semua Perlengkapan Rumah Tangga

Lazada Indonesia

Solusi Berhemat Dengan Belanja Di Tempat Grosiran


Semakin hari harga-harga berbagai kebutuhan hidup semakin merangkak naik. Uang belanja bulanan pun semakin bulan harus semakin di hemat agar tidak tekor.Banyak ibu rumah tangga dan suami yang pusing tujuh keliling untuk mengelola uang mereka agar tidak hanya menjadi konsumtif tapi bagaimana agar uang yang mereka keluarkan bisa berlipat ganda. Bila Anda ingin mencoba, cobalah untuk melakukan belanja grosir.

Apa Itu Grosir?
Mungkin sebagina besar orang pasti akan lebih memilih berbelanja ke grosir dari pada ke toko – toko eceran yang biasanya. Selain harganya yang lebih murah, barang – barang yang dijual pun banyak pilihan. Hal ini juga sama halanya bagi para pebisnis yang ingin membuka usahanya.Membuka bisnis sendiri menjadi salah satub pilihan yang paling di cari dan dipilih oleh para pebisnis lainnya. Hal ini bisa koita lihat begitu banyak usaha yang menjadi agen – agen seperti ini yang kita temui di berbagai macam pasar.

Peluang besar ada di depan mata. Menjadi mitra bisnis sebuah perusahaan yang sudah mapan, ada semacam jaminan untuk sukses. Jadi grosir produk-produk consumer goods salah satunya. Tidak mengherankan jika franchise dari mulai yang bernilai belasan juta sampai ratusan juta, banyak dipilih orang. Grosir dapat diartikan juga sebagai distribusi, hal ini dapat diartikan juga sebagai penjual yang menjaul kepada agen, atau distribusi alinnya yang membeli barang kepada distribusi tersebut seperti machendise.

Hal tentunya selain kepada konsumen biasa yang membeli eceran. Penjualan ini biasanya dilakukan dengan jumlah yang banyak yang dibelin oelh para konsumen untuk di jual kembali dengan harga eceran.

Pengertian grosir menurut United Nations Statistic Diviccions merupakan agen yang menjual kembali tanpa pengubahan barang baru dan terpakai kepada pengecer atau pedagang eceran.

Penjualan ini biasanya dilakuakn kepada pengecer, pengguna industri, komersial, institusi atau profesional, atau kepada agen lain atau yang terlibat sebagi agen lainnya dalam pembelian barang atau merchandiser untuk menjualnya kembali kepada orang – orang atau konsumen yang membutuhkan atau bahkan kepada perusahaan.

Distribusi disini biasanya mengatur barang yang dijual, mengurutkan barang berdasarkan tipe baranag seperti sandanag pangan atau lainnya, dan juga menyebarluaskan barang – barang di tempat luas.

Dari situ kemudian distribusi menjualnya kepada agen yang menysunnya menjadi barang – barang yang terbagi kecil kemudian dikemas dan dijual kepada konsumen dengan barang ritel atau eceran. Kemudian jua terdapat sejumlah agen yang menjual produk makanan misalnya untuk keperluan pribadi seperti perindustrian yang dilakukan rumahan misalnya.

Pada umumnya, agen akan lebih deat kepada pasar yang ereka himpun sendiri dan mempunyai konsumen tersendiri yang bisa menjadi konsumen langganan pada toko atau grosir tersebut.

Pengembangan di China sendiri, dengan adanya perkembangan teknologi seperti internet pada saat ini, maraknya agen – agen yang menjual berbagai macam produk dengan sistem E – Procurement sehingga mempermudah penjualan dikalangan agen dan pengecer itu sendiri. tidak hanya barang saja yang dijual dalam perdagangan ini, namuan, jasa juga seringa kali menjadi usaha dalam pengembangan usaha ini, seperti jasa antar baranag dan sebagainya.

Agen atau grosir ini biasanya terdapat di berbagai wilayah di Indonesia khususnya dengan berbagai macam barang yang ditawarkan. Distribusi yang dilakukan sendiri juga mempunyai wilayah yang relatif kecil dalam penempatan dan pengembangan usahanya tersebut. Misalnya saja dalam hal ini distribusi beras yang ada di pasar Kiara Condong.

Agen atau grosir ini biasany menjual kepada para agen atau para penjual dengan jumlah yang besar. Agen disini meprupakan jembatan yang menghubungkan produsen suatu barang keada pengecer yang nantinya akan dikonsumsi oleh para konsumen yang membutuhkan. Agen disini tidak hanya menjual kepada agen atau distributor saja, namun tidak menutup kemungkinan jika agen menjual kepda pengecer atau pedagang kecil lainnya.

Dengan berkembangnya perusahaan kecil yang menjadi agen ini, maka ITC Mangga Dua pun memberikan kesempatan seluas – luasnya kepada agen – agen atau grosir yang ingin menjual dan membuka bisnis nya menjadi grosir di tempat yang sudah di sediakan.
Belanja Grosir Lebih Hemat ?

Belanja grosir adalah belanja dengan cara memborong sejumlah barang satu jenis. Tentu saja bila Anda memilih untuk belanja grosir, Anda akan mendapatkan harga yang murah.

Misalkan belanja satu buah sabun Rp. 3000 bila Anda belanja borongan atau belanja grosir satu kardus sabun berjumlah 20 buah maka harga per buahnya pun akan turun menjadi Rp. 2000.

Coba bandingkan bila belanja grosir 20 batang sabun @Rp.2000  maka Anda akan mengeluarkan uang Rp. 40.000  berbeda dengan belanja satuan dengan jumlah 20 buah maka harga yang Anda dapatkan adalah Rp. 60.000.  Nah, sekarang terlihat, kan, mana harga yang lebih murah?

Untuk dapat melakukan belanja grosir Anda harus pergi ke tempat pusat perbelanjaan khusus yang menjual barang-barang secara grosir. Bila Anda pergi ke minimarket atau ke warung dan toko dekat rumah Anda sudah tentu Anda hanya akan mendapatkan harga satuan, meskipun barang yang Anda beli cukup banyak.
Tips Memilih Baju Grosir Impor Murah

Memilih baju dapat juga disamakan dengan ketika kita memilih pasangan. Baju akan kita kenakan sepanjang hari ketika kita memilihnya di waktu pagi hari. Baju yang nyaman akan membuat kita merasa enak dalam beraktivitas di tempat kerja mapun tempat belajar.


Jangan tertipu dengan warna sebuah baju yang mencolok, karena warna dapat menutupi kualitas dari kain pembuatnya. Periksa dengan teliti sebelum menentukan baju untuk dibeli. Baju yang bagus tergantung dari penilaian kita.

Baju ada beberapa jenis sesuai dengan manfaat dan keperluannya dalam berbagai jenis acara. Berikut ini merupakan tips memilih baju grosir impor murah berdasarkan jenis bahan.
1. Dingin dan Kering

Jika baju yang dipilih berbahan dingin dan kering, itu merupakan efek mayoritas dari impor baju berbahan katun. Bahan ini memang disarankan untuk dipakai saat cuaca panas. Perawatan baju berbahan katun tergolong paling mudah karena bisa dijemur langsung di bawah sinar matahari dan dapat disetrika dengan suhu panas.
2. Dingin, Kering, dan Mudah Kusut

Jika baju impor yang Anda pilih berbahan dingin, kering, dan mudah kusut, berarti memerlukan perawatan ekstra. Bahan ini terbuat dari serat tanaman, yaitu serat nanas dan agave. Bahan dari serat ini kebanyakan bernama linen. Linen tergolong bahan yang agak mahal sehingga tidak boleh diperlakukan sama dengan bahan lain yang lebih murah.
3. Dingin atau Sangat Dingin dan Agak Lengket

Anda harus berhati-hati jika memilih baju berbahan dingin atau sangat dingin dan agak lengket. Bahan ini mengandung lebih banyak polyester yang merupakan serat sintetis. Jadi, jangan memakai baju ini di tempat bersuhu dingin karena hanya akan membuat Anda kedinginan. Namun, kain ini pun akan terasa panas jika dikenakan di tempat panas dan tidak mampu menyerap keringat dengan baik.
Belanja Grosir Bersama-sama

Banyak sekali barang-barang yang bisa Anda beli dengan belanja grosir. Oleh karena banyaknya toko-toko dan pusat perbelanjaan yang menerapkan sistem belanja grosir maka banyak pula bermunculan toko grosir online yang menyediakan aneka barang grosiran.

Mulai dari jam tangan grosir, baju grosir, sepatu grosir, kemeja grosir, sprei grosir, radio mini grosir, pernak-pernik grosir, mainan grosir, sampai sembako dengan harga grosir. Tinggal Anda pilah-pilah mana barang yang bisa Anda beli untuk melakukan belanja grosir.

Untuk prioritas utama mungkin yang harus dibeli adalah belanja grosir sembako karena sembako adalah kebutuhan hidup yang selalu harus dibeli. Biasanya bila ingin membeli barang grosir kita harus membeli minimal berapa barang sesuai dengan persyaratan yang diberikan oleh toko tersebut.

Bila Anda ingin belanja grosir baju dan aksesoris sebaiknya Anda lakukan secara berkelompok. Karena untuk belanja grosir kita hanya boleh membeli barang yang sama. Jadi tidak mungkin, kan, bila Anda membeli 12 potong baju yang sama untuk Anda gunakan seorang diri?

Oleh karena itu sebaiknya Anda urunan dengan tetangga atau mencari teman dekat yang juga ingin memiliki baju dan akesoris seperti yang Anda incar. Bila Anda ingin belanja grosir baju dan aksesoris seorang diri, maka sisa baju grosiran yang Anda beli, bisa Anda jual kembali.

Tentu saja dijualnya sesuai dengan harga pasaran pada umumnya sehingga Anda mendapatkan untung. Lumayan, kan, untuk menambah penghasilan Anda. Nah, selamat menikmati belanja grosir. Semoga menghemat pengeluaran bulanan Anda

0 komentar:

Post a Comment