Hanya Di Sini Yang Paling Murah

Bisa COD Gan !

Nantikan Kejutan Diskon Terbesar Sejagat di Sini

Cuci Gudang Semua Perlengkapan Rumah Tangga

Lazada Indonesia

Cara Import Barang Dari Luar Negeri Untuk Di Jual Kembali Di Indonesia

Trend dari sebuah negara sangat mempengaruhi Peluang usaha di Tanah air, bagi sebagian orang-orang yang jeli melihat sebuah peluang bisnis dari trend tersebut kemungkinan akan mencoba peluang tersebut dengan cara mengimport barang-barang dari negara tersebut yang berhubungan dengan trend di tanah air, contohnya trend drama korea selatan yang memicu penjualan barang-barang mode eks korea membanjiri pasar tabah air, apakah anda ingin mencobanya ? Silakan anda lihat contoh - contoh barang yang cocok di jual lagi di pasaran indonesia, info lengkapnya biasa anda ---> KLIK DI SINI



Atau  Di --> SINI






Cek Info Promo Barang - Barang Import Eks. China --->  Di Sini




Bagaimana cara mengimport barang resmi ? secara administrasi ada beberapa dokumen yang harus anda persiapkan yaitu :

1. Surat Ijin Usaha Perusahaan (SIUP)
2. Angka Pengenal Importir (API)
3. Sertifikat Registrasi Kepabeanan (SRP)
4. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
5. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
6. Nomor Pengenal Importir Khusus (NPIK)
7. Importir Terdaftar (IT)
8. Invoice/Packing List Barang yang di Impor
9. Purchasing Order (PO) / Sales Contract
10. Surat Kuasa
11. Dokumen Pengiriman Barang Import (AWB/Bill of Lading)


Tata Cara Mengimport di bidang Impor

Pada dasarnya import barang mempunyai dasar Hukum UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 17 Tahun 2006; Kep. Menkeu No. 453/KMK.04/2002 tentang Tatalaksana Kepabeanan di Bidang Impor, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Kep. Menkeu No. 112/KMK.04/2003; Kep. DJBC No. KEP-07/BC/2003 tentang Petunjuk Pelaksanaan Tatalaksana Kepabeanan di Bidang Impor yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan DJBC No. P-42/BC/2008.bidang Import atau Kepabeanan.

BC atau bea cukai sering disebut kepabeanan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan pengawasan atas lalu-lintas barang yang masuk atau keluar Daerah Pabean serta pemungutan bea masuk dan bea keluar.
Sedangkan import adalah Kegiatan memasukan barang ke dalam Daerah Pabean.


Setelah kita mengetahui Import maka kita harus mengetahui daerah pabean adalah wilayah Republik Indonesia yang meliputi wilayah darat, perairan, dan ruang udara di atasnya, serta tempat-tempat tertentu di Zona Ekonomi Eksklusif dan landas kontinen yang di dalamnya berlaku Undang-Undang Kepabeanan. Barang yang dimasukkan ke dalam Daerah Pabean diperlakukan sebagai BARANG IMPOR dan terutang Bea Masuk

Kawasan Pabean
Barang import biasaya akan masuk melalui Kawasan Pabean , sedangkan Kawasan pabean adalah kawasan dengan batas-batas tertentu di di pelabuhan laut,Bandar udara, atau tempat lain yang ditetapkan untuk lalu lintas barang yang sepenuhnya berada di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Impor untuk di pakai :
Memasukkan barang ke dalam Daerah Pabean dengan tujuan untuk dipakai; atau
Memasukkan barang ke dalam Daerah Pabean untuk dimiliki atau dikuasai oleh orang yang berdomisili di Indonesia.

Syarat Pengeluaran barang Impor untuk dipakai setelah diserahkan :

Pemberitahuan Pabean dan dilunasi Bea Masuk dan PDRI;
Pemberitahuan pabean dan Jaminan; atau
Dokumen pelengkap pabean dan jaminan.

Penjaluran

JALUR MERAH, adalah proses pelayanan dan pengawasan pengeluaran Barang Impor dengan dilakukan pemeriksaan fisik, tetapi dilakukan penelitian dokumen setelah penerbitan Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB);

JALUR HIJAU, adalah proses pelayanan dan pengawasan pengeluaran Barang Impor dengan tidak dilakukan pemeriksaan fisik, tetapi dilakukan penelitian dokumen setelah penerbitan Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB);

JALUR KUNING, adalah proses pelayanan dan pengawasan pengeluaran Barang Impor dengan tidak dilakukan pemeriksaan fisik, tetapi dilakukan penelitian dokumen sebelum penerbitan SPPB;

JALUR MITA Non-Prioritas;

JALUR MITA Prioritas.

Kriteria jalur Merah :
Importir baru;
Importir yang termasuk dalam kategori risiko tinggi (high risk importir);
Barang impor sementara;
Barang Operasional Perminyakan (BOP) golongan II;
Barang re-impor;
Terkena pemeriksaan acak;
Barang impor tertentu yang ditetapkan oleh Pemerintah;
Barang impor yang termasuk dalam komoditi berisiko tinggi dan/atau berasal dari negara yang berisiko tinggi.

Kriteria jalur Hijau :
Importir dan importasi yang tidak termasuk dalam kriteria sebagaimana dimaksud dalam kriteria jalur merah
Kriteria jalur Prioritas :
Importir yang ditetapkan sebagai Importir Jalur Prioritas
Pemeriksaan Pabean :
Jalur Merah dilakukan penelitian dokumen dan pemeriksaan fisik barang;
Jalur Hijau hanya dilakukan penelitian dokumen;
Jalur Prioritas tidak dilakukan Pemeriksaan Pabean sebagaimana yang dilakukan terhadap jalur merah atau hijau.

Pemeriksaan Fisik :
Pemeriksaan Biasa
P-07/BC/2007 tentang Pemeriksaan Fisik barang Impor
Pemeriksaan dengan alat Hi-co scan X-ray
KEP 97/BC/2003
Penegasan DJBC (terlampir)
Pemeriksaan di lapangan/gudang importir
P-07/BC/2007 tentang Pemeriksaan Fisik barang Impor
Pemeriksaan Fisik Barang
terdapat 4 tingkatan pemeriksaan fisik :
Mendalam – barang diperiksa 100%
Sedang – barang diperiksa 30 %
Rendah – barang diperiksa 10%
Sangat rendah – barang diperiksa di gudang importir (importir jalur prioritas)
pemeriksaan fisik dilakukan dengan memeiksa barang secara merata sesuai dengan % pemeriksaan terhadap keseluruhan barang.

Pembayaran

Pembayaran Biasa :
semua pembayaran dilakukan di Bank Devisa Persepsi
Pembayaran di Bea dan Cukai hanya diperbolehkan dalam hal
Tidak terdapat bank devisa persepsi
Untuk barang impor awak sarana pengangkut, pelintas batas dan barang penumpang.
Pemberitahuan Pabean
PEMBERITAHUAN IMPOR BARANG (PIB), dibuat dengan MODUL IMPORTIR/PPJK
DOKUMEN PELENGKAP PABEAN :
Invoice
http://glosiran.com
Packing List
Bill of Lading/ Airway bill
Polis asuransi
Bukti Bayar BM dan PDRI (SSPCP)
Surat Kuasa , Jika Pemberitahu PPJK
Perijinan / Tata Niaga
Jenis
Melekat kepada subjek (importir), misalnya NPIK
Melekat kepada objek (barang) misalnya ijin ML (makanan luar) dari BPOM
Prinsip umum : Perijinan harus ada pada saat importir mengajukan PIB
Untuk Jalur Prioritas, karena tidak dilakukan pemeriksaan dokumen dan fisik didepan, maka ijin dianggap telah dipenuhi.

Nah Data data diatas adalah prosedur dan tata cara import barang yang harus diketahui oleh para importir baru atau lama , kami siap membatu anda baik import resmi seperti diatas atau jalur import borongan , atau door to door , sedangkan jalur door to door juga menggunakan sistem diatas hanya semua pekerjaan dan praktek pekerjaan dilapangan akan kami atur jadi importir hanya tinggal menunggu di tempatnya , tapi harus turun tangan ke lapangan.

atau jika anda masih belum paham, anda bisa menggunakan jasa konsultan import salah satunya :

PT.HOKKINDO JAYA MANDIRI
GRAHA SARTIKA JL.DEWI SARTIKA NO.357
CAWANG JAKARTA 13630
Telp : 021 - 8087 1390
Fax : 021 - 8087 1470






Sebelum Anda Menutup Halaman ini, bergabunglah dengan Komunitas kami di Fans Page Potongan Harga  untuk mendapatkan informasi Promo Sample Gratisan dan Promo Event Diskon Besar - Besaran dari para Produsen yang Telah kami Rangkum Untuk Anda !
 ---> silahkan klik tombol Like atau share di samping ini -->





===========================================================================
1. Hanya isi Survei, Berhadiah Langsung Pulsa, Uang Tunai Dan Voucer Belanja
    Daftar di sini : http://goo.gl/Wh086F









===========================================================



PULSA GRATIS !!! BUKTIKAN SENDIRI JADI NITIZEN ITU GAK PERLU BELI PULSA !

Cash tree, Reward app terpopuler wajib punya yang dimiliki oleh 90% anak muda di Korea kini hadir di Indonesia! 

Cukup install applikasinya dan kamu bisa dapat Pulsa gratis ! Yang paling penting, setiap hari selalu ada event-event berhadiah menarik!  Silahkan daftar melalui di link di bawah ini   

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.vitiglobal.cashtree































0 komentar:

Post a Comment